Category Archives: Berita

Kebijakan Sertifikasi Guru 2016

Pelaksanaan Sertifikasi Guru merupakan salah satu wujud implementasi dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Tahun 2016 merupakan tahun kesembilan pelaksanaan sertifikasi guru yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007.

Perbaikan penyelenggaraan sertifikasi guru tahun 2016 antara lain pada mekanisme penyelenggaraan dan proses penetapan peserta. Penetapan calon peserta mulai tahun ini menggunakan batas minimal hasil uji kompetensi guru (UKG) yang dilaksanakan tahun 2015.

Perangkingan dilakukan oleh sistem yang terintegrasi dengan aplikasi data Dapodik dan dipublikasikan secara online di http://sergur.kemdiknas.go.id/pub/index.php. Skor minimal UKG bagi guru yang mengikuti pola PPG adalah 55,06.

Menurut kepala LPMP Kalteng melalui koordinator panitia sertifikasi guru LPMP Kalteng Mila Apriyani menyatakan penyelenggaraan sertifikasi berbasis program studi.

“Oleh karenanya apabila ada data mapel yang diampu guru berbeda dengan mapel yang diujikan saat yang bersangkutan mengikuti UKG maka otomatis gugur oleh system.”

Lebih jauh dijelaskannya berdasarkan buku 1 pedoman sertifikasi guru tahun 2016, sertifikasi guru akan dilaksanakan tiga pola, yaitu: Pola PF (Portofolio) dan PLPG. Pola PF dan PLPG diperuntukkan bagi guru yang diangkat sampai dengan 30 Desember 2005. Pola SG-PPG bagi guru yang diangkat dari 31 Desember 2005 s.d. 31 Desember 2015.

Pola SG-PPG dilaksanakan dengan mekanisme: in on in on, yaitu: in (workshop) di kampus selama 20 hari untuk melaksanakan WS-1, on kembali ke sekolah tempat tugas untuk melaksanakan PPL-1 selama 1,5 bulan, in di kampus selama 25 hari untuk melaksanakan WS-2, dan on kembali ke sekolah tempat tugas untuk melaksanakan PPL-2 selama 2 bulan.
Pembelajaran Pola PLPG dan SG-PPG menekankan pada implementasi kurikulum 2006 dan kurikulum 2013. Kriteria penetapan peserta PLPG diurutkan dengan prioritas: Nilai UKG, Daerah penugasan (tertinggal dan sangat tertinggal), Usia, Masa kerja, Golongan kepangkatan. Beban belajar pola PLPG sebanyak 90 JP (1 JP = 50 menit), dengan alokasi waktu: Guru SD, SMP, SMA/SMK = 32 T : 58 P Guru PAUD (TK/RA) = 44 T : 46 P Guru BK/Konselor = 30 T : 60 P.

Penetapan peserta SG-PPG diurutkan dengan prioritas: Nilai UKG, Usia, Masa kerja, Golongan kepangkatan. Mulai tahun 2016 dilaksanakan sertifikasi guru melalui Pendidikan profesi Guru (SG-PPG) untuk guru yang diangkat sejak 31 Desember 2005 sampai 31 Desember 2015. Di samping itu, masih dilaksanakan sertifikasi guru dengan pola Portofolio (PF) dan Pendidikan dan latihan Profesi guru (PLPG) bagi guru yang diangkat sebelum 31 Desember 2005.

Menyinggung soal biaya sertifikasi pola SG PPG, disebutkannya peserta membiaya mandiri diklatnya karena tidak ditanggung pemerintah.